Skip to content

Archive · 2005 · May

Posting JalanSutra tentang Makanan Semarang

Ngiras

FINAL NOTE: Posting ini tidak akan di-update lagi; karena informasi makanan Semarang hanya akan di-update di selengkapnya agar tidak kesulitan memelihara 2 post dengan isi yang sama. Segera Update bookmark Anda.

Setelah saya bercerita tentang milis JalanSutra di blog kemarin, secara kebetulan ada rekan yang menanyakan informasi makanan di Semarang; tentu saja saya sambar kesempatan itu, dan berikut ini adalah cuplikan dari e-mail saya di milis tersebut. Untuk item-item yang belum ada blog entry, tentu saja akan saya pertimbangkan untuk dibuat entry-nya segera (maksudnya kalau pas ada waktu :-D).

Makan pagi/siang:

Soto Kudus Mbak Lien di dekat RS Telogorejo; jualnya pagi sampai siang. Kuahnya kental dan sangat gurih, dengan potongan sayur kuchai dan bawang goreng yang banyak. Asesorisnya harus dicoba karena sangat nendang gitu, sate ayam dan kerang yang besar2 dan mantap, paru goreng yang digoreng crispy. Baca selengkapnya

Nasi Goreng Babat Pak Taman di Stadion (Stadion ini merupakan suatu tempat olahraga di dekat MT Haryono, saya sendiri kurang tahu nama jalannya, tapi kalau ngomong ke supir taxi or tukang becak mestinya mereka tahu). Disini kita punya option untuk pesan nasi goreng babat, sebenarnya Anda bisa pesan beraneka jerohan sapi, mulai dari babat tebal, babat sumping, iso (usus), paru, dll. Bila Anda kurang suka jerohan sapi, bisa minta diganti daging ayam. Ada juga masakan babat/iso gongso, yang dimasak dalam kuah kecap yang kental. Ada juga emping manis dan kerupuk udang. Minumannya bisa pesan es kelapa muda, sueeger banget. Baca selengkapnya

Asem-asem Koh Liem di Jl Karanganyar is worth to try. I won’t explain much about it because Ine and Christin has highlighted it. Tapi cumi2, kodok goreng, maupun jerohan ayamnya pun layak dicoba; disajikan dengan saus kecap inggris yang lezat. Baca selengkapnya

BTW, coba juga kue lekker di pintu masuk SMA Loyola (seberang Koh Liem), nama penjualnya Paimo; kebetulan liburan hari Selasa kemarin saya juga makan disana. Menu andalannya Kue Lekker Telur Sosis, bila Anda suka pedas, minta dikasih sambal yang banyak (but please be carefull, pedes bener boookkk).. yang prefer makanan ringan, pesan saja Kue Lekker Pisang Coklat Keju, mantappp.. harganya agak lebih mahal, tapi kualitas bahan sangatlah bagus (adonan kue yang lebih kental, keju Kraft, dll)

Pada jalan yang sama, Anda bisa mencicipi Rujak Marem Pak Man. Dia menggunakan potongan pisang hijau (dan terkadang belimbing), kacang, dan terasi dalam pembuatan sambalnya. Bisa pesan rujak iris ataupun rujak cacah (buah2 dipotong sangat tipis dengan alat pasah, dicampur langsung dengan sambal rujak, dan sangat segar). Baca selengkapnya

Lunpia Gang Lombok harus dikunjungi, tapi yang asyik adalah tetangga2nya.. Anda bisa pesan es buah segar yang pakai manisan mangga, cincao, kelapa muda, dll; lalu pesan Mie Pangsit Goreng Siang Kie dan sebagai penutup, Lunpia Goreng Gg Lombok 🙂 Baca selengkapnya

Tahu Pong di Jl Gajahmada, dekat perempatan Depok. Tahu pong itu semacam tahu kosong yang digoreng, bisa ditambahkan Gimbal Udang dan Telur; disajikan dengan kuah petis dan bawang dan acar lobak. Ada pula tahu kopyok, yaitu tahu mentah yang dihancurkan dan dicampur dengan telur; lalu digoreng. Baca selengkapnya

Ngoyang, Keekian, dan Babi Panggang di Moh Suyudi (warning: tidak halal). Ada lidah, kuping, usus, daging, jerohan, dll. Anda juga bisa mendapatkan acar lobak.

Es Dawet Kampung Kali, depan sekolah Theresiana. Es dawetnya cukup istimewa dan Anda bisa menikmati betapa teduhnya daerah itu dengan begitu banyak pohon rindang. Bila pas musim, Anda pun bisa memesan durian dicampur di es dawetnya. Baca selengkapnya

Es Kelapa Muda Kartika, terletak di MT Haryono sangat dekat dengan pertigaan Jl Petolongan. Kelapa mudanya sungguh berkualitas tinggi, disajikan dalam gelas besar dengan sirup Kartika. Anda pun bisa makan pisang goreng (ini sangat recommended), bakmi/bihun goreng dalam daun pisang, lunpia goreng, dll. Ada pula variasi Blewah (kalau pas musim).

Bila tidak enggan untuk pergi rada jauh, bisa ke Ungaran (kira2 30-40 menit dari Simpanglima) dengan menu:

  • Sate sapi Pak Kempleng, ada begitu banyak warung yang menggunakan nama ini (mungkin saudara2nya, baik dekat maupun jauh ), tapi saya pribadi cukup cocok dengan yang di Jl Diponegoro Ungaran sebelah kiri kalau dari Semarang, dekat RM Aneka Sari.
  • Soto sapi Pak Keri, jangan khawatir, mangkoknya begitu kecil sehingga Anda bisa mencicipinya dengan masakan Pak Kempleng 🙂
  • Kepiting di dekat Polres Ungaran, ada kepiting taoco maupun goreng mentega. Hati2, pada hari Minggu/besar cenderung sangat ramai sehingga sangat disarankan untuk melakukan pemesanan lewat telpon dulu setidaknya 1 jam sebelumnya

Karena sudah di Ungaran, ada baiknya mampir ke Bandungan yang merupakan tempat tetirah (semacam Puncak gitu lah), tidak jauh dari Ungaran (kurang dari 30 menit); anak2 bisa naik kuda keliling, ibu2 bisa belanja sayur-mayur dan buah2an di pasar, dan JS-ers bisa makan:

  • Bakso Pojok Bandungan, terletak di dalam pasar dan paling pojok
  • Tahu Campur, semacam tahu dengan bakwan, disajikan dengan irisan kol dan sambal kacang. Klo bisa, minta mereka gorengkan tahu/bakwan yang baru, sehingga crispy. Klo suka, juga bisa pesan irisan kol yang digoreng.
  • Wedang Ronde disamping Tahu Campur
  • Tahu Goreng dan Susu Kedelai di pabriknya langsung, lokasinya didekat jual tanaman bunga2

Makan malam:

Nasi Ayam Bu Wido di Jl Kemuning, dekat kantor polisi. Wah ini benar2 nasi ayam kegemaran saya, kuah opor yang begitu pas di lidah, sambal goreng jipang yang asyik punya, dan aksesoris-nya begitu lengkap (sate saren, ati-rempela, usus, dll). Baca selengkapnya

Nasi Gandul Pak Memet di Jl Dr Cipto, lebih dekat dari arah Citarum. Kuahnya enak dan gurih. Disana Anda bisa pesan tambahan lauk seperti daging, koyor, telur, dll.

Lesehan aneka Bandeng di Puri Anjasmoro. Ada 2 tempat, yaitu Baron dan Victory; namun saya pribadi prefer Victory karena lebih bersih, tempat lebih nyaman, masakan pun tidak kalah dengan Baron yang memang lebih terkenal. Ada bandeng goreng, bandeng keropok dll. BTW, bandengnya bukan presto lho, tapi untuk masakan tertentu (goreng) durinya cukup aman untuk dimakan. Mohon bila ajak anak kecil, awasi durinya yah.. BTW, kepiting telur dan kepiting lemburinya pun cukup enak lho.

Lesehan bandeng juga di RM Kampung Laut dekat PRPP (Puri Anjasmoro). Masakan sih hampir serupa dengan yang diatas, tapi dengan view yang lumayan indah dan romantis. Jangan lupa untuk naik perahu yah, IIRC 5 ribu untuk tiap orang, minimal 3 orang sekali angkat. Anda bisa melihat betapa bandeng2 berloncatan masuk ke perahu, wah asyik banget.

RM Alam Indah di Gombel, masakannya sih lumayan tapi view-nya yang asyik.. bisa melihat Semarang dari atas, paling asyik dikunjungi kalau malam hari karena bisa melihat lampu2 yang begitu indah. Kalau pas ada event tertentu, dia kasih atraksi pesta kembang api.

Sate Kambing Pak Rony, di daerah Pecinan kira2 seberangnya Gg Baru. Tapi ini makan di kursi pinggir jalan, sambil melihat2 sekian banyak orang makan2 didaerah sana. Di daerah Pecinan, ada banyak makanan lain sebenarnya, sate sapi (lupa namanya, tapi cukup enak), es Marem (ini es campur, dengan tape kering dll), sate babi (maaf, tidak halal) dengan bakut sayur asin yang begitu yummy, Mie Jowo (lupa namanya), Mie Pak Min (maaf tidak halal, ini mie dengan daging titee, bakso, dan pangsit basah/goreng dan porsinya kecil), dll

Aneka bubur di Jagalan; hanya bisa dibungkus lho. Anda bisa mencicipi bubur delima, candil, sumsum, jewawut (?), dll. Dia juga jual Lontong Opor yang rasanya sungguh mama-mia 🙂 Hati2 sangat pedas lho sambal gorengnya.

Kue Bandung Jagalan, ini porsinya besar dan takaran coklat/keju-nya sangat banyak. Bisa juga coba Kue Bandung Thien-Thien Lay di Moh Suyudi, juga Kue Pukisnya (ini enak sekali)..

Aneka wedang di Istana Wedang, Jl Pemuda disamping hotel Novotel. Ada wedang ronde yang menghangatkan, wedang kacang hijau/kacang tanah, dll. Makanan pun cukup enak, ada galantine, lontong opor capgomeh, dll. Baca selengkapnya

Es krim di Lind’s Cafe di Pondok Indrapasta. Tempatnya cukup romantis di taman, dengan banyak lampu. Es krimnya cukup enak. Anda juga bisa pesan kroket, kentang, dll yang memang enak dan layak dicoba.

Bubur Sukabumi Depok. Well, jauh2 ke Smg koq makan masakan Sukabumi sih ?? Soalnya dengan segitu banyak makanan gorengan tentu membuat tenggorokan menjadi panas. Bubur Sukabumi disajikan dengan potongan ayam tim, saren, tahu kuning, sayur asin, dan timun. Wah enak bener. Baca selengkapnya

*** OTHERS ***

Untuk swieke Gris, memang sempat pindah ke Jl Pattimura dan sempat juga pindah ke lantai 2 Hero Puri Anjasmoro (disini tempatnya cukup nyaman dan mewah, dekat lagi dengan rumah), namun sayangnya ditutup setelah memasang iklan cukup besar di koran Suara Merdeka beberapa kali, menyatakan bahwa si empunya sudah pindah ke Surabaya dan hanyabisa ditemui di Sby (can anyone in Sby confirm this?); di Semarang sudah ditutup dan tidak buka cabang. Di tempat yang lama di Pattimura, sudah dibuka swieke juga tapi saya belum pernah makan.

Akhirnya karena andalan swieke sudah tutup, saya cuman punya beberapa alternatif swieke yang lumayan, yaitu:

  • Swieke Untung (di Jl Moh Suyudi dan ruko Puri Anjasmoro). Disini swieke gorengnya lumayan (but frankly I still misses Swieke Gris), kita juga diperbolehkan meminta kuah kosong (ini istilah kalo kita cuman minta kuah taoco tanpa daging swieke, gratis koq)..
  • Swieke Oey (di jalan Anjasmoro Raya, sebelum perum Puri Anjasmoro)
  • Swieke Marin (didekat toserba kecil Marin, di Puri Anjasmoro).. Yang asyik, disini punya menu andalan Tahu Gimbal yang sangat yummy dan bersih; digoreng panas2 dan dibubuhi bumbu kacang yang cukup kental. Terus terang, saya malah lebih senang tahu gimbalnya, ketimbang swieke-nya 🙂

Oh ya, mengenai nasi pecel, ada beberapa tempat favorit:

  • Yu Surip, di Jl MT Haryono dekat radio Gajahmada FM. Bukanya sore hari, tapi saya ingatkan, harus sabar antri yah.. luar biasa panjang, sayangnya ndak bisa ambil nomor dulu 🙁 Bisa minta dibubuhi bakmi goreng atau gudangan, ada aksesoris bantal (martabak goreng), sate
    keong, sate telur puyuh, babat/iso/daging, telur dll. Warning: nasinya cukup banyak, jadi ada baiknya pesan separo dulu untuk lihat situasi perut 🙂
  • Gandhekan. Kalo siang, buka di MT Haryono, tepatnya di Kp Gandhekan. Makannya pakai dingklik kecil, it’s been a long time for me not going there, jadi susah ngomong. Tapi klo malam, buka di Jl Pahlawan (dekat Simpanglima, persisnya diseberang Mal Robinson Ramayana). Antrinya juga harus sabar, aksesorisnya juga lengkap seperti Yu Surip, tapi disini tidak ada bakmie goreng nor gudangan.

Untuk Mie Jowo, ada beberapa alternatif:

  • Pak Gareng, di daerah Wotgandul
  • Bung Jhon di belakang GIA Pringgading
  • Pak Har di belakang GIA Pringgading

Mie Jowo itu ya sebenarnya masakan bakmie/bihun biasa, yang dimasak dengan banyak kecap sehingga menandakan ciri lidah Jawa Tengah yang suka manis itu yah.. diberi keekian, suwiran ayam, sawi dan tomat. Yang asyik adalah sate-nya, ada sate daging, ati-rempela, saren, dll. Saya pribadi lebih suka Pak Har karena masakannya lebih manis dan sate-nya terasa lebih enak (mungkin karena membakarnya sampai agak garing yah).

Untuk sate, ada tempat yang perlu dikunjungi.. yaitu di Jl Gajahmada, tepatnya diseberang Hotel Quirin (aka Hotel Queen). Disini ada sederet penjual sate, saya sukanya yang diseberang Toko Roti Sari Manis, sorry banget saat ini blank, lupa nama penjualnya siapa 🙁 Hati2, usahakan untuk membawa uang receh karena banyak pengamen disana.

Nah, di dekatnya ada penjual Pisang Plenet yaitu pisang yang dibakar diatas arang, lalu di-plenet (baca: dipencet2), lalu dibubuhi selai dan gula halus. Huenak tenan…

Warning: the list will be continued… Jaga air liur Anda agar tidak menetes 😀

FINAL NOTE: Posting ini tidak akan di-update lagi; karena informasi makanan Semarang hanya akan di-update di selengkapnya agar tidak kesulitan memelihara 2 post dengan isi yang sama. Segera Update bookmark Anda.