Bandung BootCamp 2008 – Day 0
Hari Rabu malam, untuk pertama kalinya saya menggunakan Kereta Api Harina jurusan Semarang – Bandung untuk mengikuti Bandung Bootcamp 2008 yang rencananya akan diadakan pada tgl 22-24 Agustus 2008.
Bbbrrrrr, udara dingin menerpa saat saya menginjakkan kaki di gerbong KA Harina. Luar biasa dingin! Malam itu, KA Harina cukup penuh.. Hampir tidak ada kursi yang kosong di gerbong yang saya tumpangi. Kira-kira pada jam 10 malam, perut sudah mulai berkeroncongan, dia menagih untuk diisi karena kebetulan saya belum sempat makan malam. Nasi Goreng dengan Telur Mata Sapi pun terasa cukup enak dalam menangsal perut lapar.
Perjalanan ini berjalan baik dan tiba tepat waktu. Sempat kebingungan dalam mencari Taxi Blue Bird di luar stasiun, karena ternyata TIDAK ADA! Syukurlah saya berhasil tiba di hotel Garden Permata di kawasan Setrasari, Bandung.
Tiba di hotel, ternyata belum bisa check-in. Untunglah saya ditampung di apartmen yang ditempati panitia. Lumayan, dapat secangkir kopi krimer hangat, biskuit, dan akses WiFi :-).
Jam 9 pagi, karena panggilan perut, saya pun mulai mencari makanan enak dengan berjalan kaki menyusuri jalan di sekitar hotel hingga Universitas Kristen Maranatha.
Pertama, saya menemukan warung bubur ayam di sebelah Universitas Kristen Maranatha. Warung tersebut cukup ramai dipenuhi oleh (kelihatannya) para mahasiswa Universitas Kristen Maranatha. Tidak lama menunggu, semangkuk bubur ayam pun tersaji. Buburnya berwarna putih, dengan taburan bawang goreng, cakwe, serpihan emping melinjo dan suwiran daging ayam. Buburnya terasa ringan, cocok untuk dimakan saat perut kosong di pagi hari.
Kedua, saya menikmati Es Durian Monthong. Saat pesanan disajikan, saya pun bengong karena benar-benar sesuai dengan arti harafiahnya. Ada sekian buah Durian Monthong bercampur dengan pecahan es batu dan susu kental manis. Walaupun Durian Monthongnya tipis (mungkin hasil pembudidayaan lokal), tapi saya menghitung ada 10 buah Durian Monthong dalam satu porsi. Rasanya mantap!
Ketiga, saya menikmati Batagor dengan bumbu kacang. Siomay goreng, tahu goreng, dan pangsit goreng terasa sangat pas dengan bumbu kacang yang gurih.
Masih belum puas, saya pun memesan Batagor dengan kuah. Di sini, walaupun komponennya sama, namun cita rasanya berbeda dengan pesanan saya sebelumnya. Kuah kaldu membuat sensasi yang berbeda.
Di sore hari, akhirnya Bandung Bootcamp 2008 pun dimulai dengan sesi matrikulasi bagi para peserta.
Diawali dengan sesi ice breaking dan perkenalan, selanjutnya peserta mengikuti sesi Pondasi Sukses Bisnis Internet yang saya pandu. Sebenarnya ini bukanlah sesi teknis, melainkan sesi yang diharapkan bisa menumbuhkan pengertian tentang pentingnya memiliki persepsi yang benar tentang Bisnis Internet, bagaimana merubah hasil, dan bagaimana menjalankan 5 langkah untuk mencapai kesuksesan.
Selanjutnya ada sesi self-hypnosis untuk membuat anchor para peserta masuk ke kondisi Alfa saat belajar sehingga bisa lebih mudah menyerap pelajaran yang diberikan.