Skip to content

Archive · 2007 · June

Akhirnya Juara Umum Juga

Personal

Hari Minggu kemarin (3 June 2007) sungguh merupakan hari yang bersejarah dan membahagiakan. Bagaimana tidak?? Setelah mengikuti berbagai lomba (matematika, bahasa Inggris, sains, dll) selama hampir 2 tahun, akhirnya Brian berhasil menyabet Juara Umum pertamanya di acara HUT ke-13 TK Pelita Hati, Semarang.

Penghargaan Juara Umum termasuk sesuatu hal yang relatif baru – hanya diberikan dalam beberapa bulan terakhir ini. Penghargaan ini diberikan kepada seorang peserta lomba yang memiliki akumulasi poin kemenangan tertinggi. Adapun cara menghitung poin kemenangan adalah 6 (untuk Juara 1), 5 (untuk Juara 2), 4 (untuk Juara 3), dan seterusnya.

Kebetulan kemarin Brian berhasil meraih Juara 1 untuk Bahasa Inggris dan Sains, Juara 2 untuk Matematika, dan Juara 3 untuk Bahasa Inggris (Ibu dan Anak); semuanya untuk kategori TK B tentunya. Semua kemenangan ini memberinya 21 poin kemenangan (tertinggi untuk kategori Playgroup, TK A, maupun TK B), sehingga diapun memperoleh Juara Umumnya yang pertama.

Namun demikian, ada beberapa hal yang ingin saya catat secara khusus, yaitu:

  • Persiapan: kami tidak melakukan persiapan secara marathon yang (mungkin) banyak dilakukan orangtua peserta lainnya; namun kami berusaha membuat persiapan yang ‘menggairahkan’ sehingga Brian tidak merasa terbebani, antara lain dengan bentuk permainan/game singkat (sekitar 10-15 menit) selama beberapa hari menjelang pelaksanaan lomba (hanya khusus untuk bahasa Inggris karena materi lomba yang terhitung baru, sedangkan untuk lomba yang lain, kami relatif tidak melakukan banyak persiapan).
  • Implementasi The Law of Attraction dan The Attractor Factor: khusus pada hari H, saya meminta Brian dan mamanya untuk membayangkan dengan detil kemenangan mereka, saat mereka dipanggil maju ke panggung untuk menerima piala Juara Umum; lalu saya minta mereka untuk berdoa kepada Tuhan untuk dimampukan melakukan yang terbaik dan memasrahkan semua hasilnya kepada Tuhan.
  • Tekad yang bulat dari Brian tatkala mengetahui hasil perlombaan yang pertama (Bahasa Inggris – Ibu dan Anak) yang kurang menguntungkan kami karena tindakan oknum panitia (kesalahan menghitung hasil yang konyolnya diamini oleh Elly sehingga sangat mempengaruhi hasil timer dengan drastis). Brian mengucapkan “Ndak apa-apa, Ma. Nanti aku kerjain semua soal dengan betul dan cepat, jadi tetap bisa jadi Juara Umum walau yang ini (maksudnya: Bahasa Inggris – Ibu dan Anak) kita ndak menang)“. Bagi kami, ini adalah suatu perwujudan tekad yang luar biasa dan jarang terjadi sebelumnya (apakah mungkin karena habis ‘dipompa’ ayahnya dengan The Law of Attraction saat di mobil yah?? 🙂 )
  • Tumbuhnya kesadaran orang tua akan tingginya tekanan/pressure saat lomba; yang akhirnya mereka alami sendiri saat harus bekerjasama dengan anaknya mengikuti lomba Bahasa Inggris – Ibu dan Anak. Dari hasil curi dengar percakapan para orangtua (khususnya Ibu-ibu yang juga ikut lomba), terlihat bahwa mereka sendiri begitu cemas dan tegang tatkala akan mengikuti, saat lomba berlangsung, dan bahkan hingga lomba berakhir. Jantung mereka berdebar kencang, jari tangan mereka terasa begitu dingin dan basah. Padahal para anak-anak peserta lomba malah justru cuek-cuek saja :-). Yang membuat saya senang, akhirnya kebanyakan mereka menyadari kesalahan mereka telah memacu anaknya demikian rupa, bahkan memarahi anaknya dengan begitu dahsyat tatkala anak mereka tidak bisa meraih hasil lomba yang optimal. Kiranya pencerahan yang mereka dapatkan terus menancap di hati sanubari mereka, sehingga perlombaan dapat kembali ke fitrahnya – menjadi suatu ajang kompetisi yang sehat dan menyenangkan bagi anak-anak itu sendiri.

Congratulations Brian! Keep it up!