Programming
Clipper
Delphi

Server Tools
WinNT/2K
MDaemon

Others
Gadgets
CEC-Smg

Applications
OutlookSize
db-Pro
dTBx
dInstall
dRIP

Weblogs
Personal



IT Idols
Marco Cantu
Rick Spence
Mark Russinovich
Bryce Cogswell
Bill Gates

Other Idols
Sidney Sheldon
Vicky Zhao

Language Mode:
In English
In Indonesian



pengunjung sejak
September 1, 2000

Web Counter is a service provided by Digits.com


Terakhir diperbaharui tgl
5 August 2005
by Hianoto Santoso

Copyright © 2002-2005
by Hianoto Santoso

Search Now:
In Association with Amazon.com

In Association with Amazon.com


Tentang Sidney Sheldon


Sidney's Picture Talenta Sheldon pertama kali dikenali saat dia bekerja di ruang penitipan di Hotel Bismarck. Dia memberikan pemimpin orkestra, Phil Levant, suatu lagu yang dia tulis. Levant menyukainya, membuat suatu aransemen baginya, dan untuk banyak malam setelah itu, Sheldon mendengarkan lagunya dimainkan ketika dia sedang mengatur topi dan jaket.

Dia memutuskan untuk menjadi seorang penulis naskah, Sheldon meninggalkan Los Angeles pada umur 17 tahun, menjanjikan orangtuanya bahwa dia akan kembali dalam waktu tiga minggu jika dia tidak berhasil mendapatkan pekerjaan. Dia pun pergi ke setiap gerbang studio terkenal, Sheldon bertanya kepada siapa dia harus bertemu bila ingin menjadi seorang penulis. Semua penjaga memberitahukan hal yang sama "Anda tidak bertemu dengan siapa-siapa".

Mendengar bahwa produser yang sibuk seringkali membutuhkan seorang pembaca naskah, Sheldon menulis dan mengirimkan suatu ringkasan dari naskah Steinbeck "Mice and Men" ke semua studio. Dia mendapat kabar dari semuanya dalam waktu tiga hari. Sheldon pergi bekerja di Universal Studios sebagai pembaca dengan bayaran $17 perminggu. Sementara disana, Sheldon dan seorang kolaborator, Ben Roberts, mengerjakan cerita original mereka sendiri pada waktu luang mereka, sambil menuliskan sejumlah huruf "B" untuk Republic Studios.

Setelah bergabung dengan Angkatan Udara pada Perang Dunia II, Sheldon mendapatkan lencana pilotnya. Saat peristirahatannya, dia menulis untuk Broadway, dan pada usia 25 tahun dia mempunyai tiga lagu yang menjadi hit yang secara bersamaan dimainkan di Great White Way -- yaitu "Merry Widow", "Jackpot" dan "Dream with Mule". Lalu muncullah "Alice in Arms" yang menampilkan Kirk Douglas pada penampilan perdananya di Broadway, dan kemudian, "Redhead" dengan Gwen Verdon, dimana Sheldon memenangkan Tony Award.

Setelah kembali ke Hollywood, Sheldon menghasilkan catatan yang bagus selama lebih dari 12 tahun sebagai seorang penulis naskah yang sukses di MGM Studios dan Paramount Pictures. Setelah memenangkan Academy Award untuk "The Bachelor and the Bobby Soxer" yang menampilkan Cary Grant, dia juga menuliskan 25 film termasuk "Easter Parade," dengan Judy Garland dan Fred Astaire, "Annie Get Your Gun," "Jumbo," dan Anything Goes" dengan Bing Crosby.

Setelah meninggalkan MGM sebagai penulis/sutradara/produser, Sheldon terlibat dalam industri televisi ketika ABC memintanya untuk menciptakan suatu pertunjukkan bagi seorang aktris muda bernama Patty Duke. Hasil akhirnya adalah "The Patty Duke Show" dimana dia menuliskan 78 naskah selama dua tahun. Dia lalu membuat menulis, dan memproduksi serial terkenal, "I Dream of Jeannie" dan sekaligus membuat dua naskah dalam satu hari ketika jadwal kedua pertunjukkan tersebut bersamaan selama musim 1965-66. "Jeannie" memberikan Sheldon suatu nominasi Emmy untuk kategory Outstanding Writing Achievement in Comedy dan ditayangkan di NBC selama lima tahun. Dia juga menciptakan suatu serial yang sangat populer, "Hart to Hart."

Setelah beralih dari penulis naskah ke pengarang buku, novel pertama Sheldon, Naked Face dijual ke William Morrow setelah ditolak oleh lima penerbit yang berbeda. Suatu keberhasilan kritis, dilukiskan oleh New York Times sebagai "the best mystery novel of the year," dan memberinya sebuah Edgar Allan Poe Award. Novel keduanya, The Other Side of Midnight sangat berhasil dan membawanya menjadi seorang penulis buku terlaris. Tiap novel berikutnya, A Stranger in the Mirror, Bloodline, Rage of Angels, Master of the Game, If Tomorrow Comes, Windmills of the Gods, The Sands of Time, Memories of Midnight, The Doomsday Conspiracy, The Stars Shine Down, Nothing Lasts Forever, Morning, Noon & Night, dan The Best Laid Plans telah menjadi buku terlaris baik edisi hardcover maupun paperback. Novell terbaru dan terlaris dari Sheldon adalah Tell Me Your Dreams.

Selama 25 tahun tadi Sheldon telah mendominasi tangga bestseller, bukunya telah dilarang, dibakar dan dicap "tidak bermoral" bagi kaum ekstrim seperti pendeta Jerry Falwell dan pendeta Tom Williams dan pendukung mereka. Sheldon adalah pendukung setia yang melawan semua bentuk penyensoran dan telah menjadi lambang bagi kebebasan pers.

Sebagai seorang juru bicara nasional untuk the Freedom to Read Foundation, Sheldon juga meluncurkan koran bagi para pelajar di Erasmus Hall, sebuah High School di Brooklyn, dan Theodore Roosevelt High School di Bronx. Dia juga seorang kontributor utama dan seorang partisipan yang aktif dalam kegiatan amal untuk literatur dan membantu para tuna wisma. Saat ini, dia juga seorang juru bicara nasional untuk Libraries For The Future.

Pada tahun 1985, istri pertama Sheldon untuk tiga dekade meninggal, Jorja Sheldon. Seorang perancang interior yang hasil karyanya dicantumkan dalam majalah design terkemuka, dia menikmati karir akting di panggung maupun film sebelum menikah dengan Sheldon.

Anak mereka satu-satunya, Mary, seorang lulusan Oxford, telah mengikuti jejak ayahnya kedalam dunia literatur. Hasil karyanya diterbitkan saat dia berusia 16 tahun, novelnya yang pertama, Perhaps I'll Dream of Darkness diterbitkan oleh Random House. Sebagai seorang lulusan Oxford, Mary telah menyelesaikan Rosemary is for Remembrance dan The Tennessee Waltz dan telah berhasil melewati ayahnya dalam memenangkan the Brandeis University Library Association Award.

Pada tahun 1989, Sheldon menikahi Alexandra Kostoff, mantan seorang aktris kanak-kanak dan baru-baru ini, seorang eksekutif dalam bidang periklanan. Mereka membagi banyak waktunya untuk rumah mereka di London, Palm Springs dan Los Angeles.

Kunjungi situsnya di http://www.sidneysheldon.com